Minoriten Band – Jakarta (Wawancara)

MINORITEN (band pic) copy

MINORITEN

Musik Cadas Campur dari Saudara Hina Dina

Buat yang sudah memiliki album kompilasi produksi Christian Rockindoberjudul “From The Darkness Into The Light” tentunya sudah pernah mendengar single mereka berjudul “Say It !”. Single inidi mulai dengan pattern rhythm guitar ala grunge sebagai intro, namun begitu band masuk, begitu menendang dengan screaming yang brutal ala metalcore. Perpaduan antara aggressive looseness ala grunge, groove modern metal drumming dan metalcore screaming. Mereka tergolong sebagai pendatang baru, meskipun beberapa sudah menekuni dunia permusikan relative lama. Sebagai band, “Say It !” adalah karya mereka yang perdana.

Christian Rockindo mengambil waktu untuk mengangkat mereka dalam wawancara seri pendukung album kompilasi kami.

Yuk simak perbincangan kami dengan sang front man, Noel Setiadi


CRI : Hi Minoriten. Kami mau mengajak ngobrol-ngobrol supaya bisa kenal lebih dekat nih. Boleh diceritakan kalian ini mengusung music seperti apa dan apa tema-tema lagu yang dibawakan…

Hi juga! Kalau saya sih menyebutnya “cadas campur”..hahahaha… ya alternative music sih yang kuat di subgenre grunge, noise dan juga ada punk-nya..namun seiring berjalannya waktu, elemen metal dan hardcore juga ikut meramaikan warna musik yang diusung oleh kita… hahahhaha… untuk tema2 lagu sihh kuat di isu dan kritik sosial, pengalaman iman dan spiritual dan lainnya…hehehehe

CRI :Bisa dijelaskan kisah awal terbentuknya band ini ?

Band ini terbentuk di Seminari Stella Maris Bogor tahun 2002 tanggal 7 September hahaha.. diseminari (sekolah calon Romo, di Katolik) kita mungkin band aneh pertama yang berani maen noise alias di luar band2 yg maen top 40 dan pop mendayu hahahahha.. Soalnya pernah dimatiin langsung dari saklar listriknya sama Pastor/ romo pembimbing karena kami maenin musik yang “aneh” hahahaha… tapi kita pernah aransemen lagu “nonton bioskop” jadi noise punk lho n juara 2 hahahhaha.. awalnya band ini bertiga dan maennya ya pas acara exskull band “friday night” n acara2 gelaran seminarid an skull SMA budimulia, taon 2005 bikin single “about me” untuk diikut sertakan dalam kompilasi Total Feedback Grunge Compilation vol3 rilisan No Label Records (gila anak seminari kala itu buta informasi soal musik2 beginian dan cara rekaman tapi kita mah nekat aja hahahaha) ya kami banyak main di skena grunge lokal kurun waktu 2006- 2009 lah habis itu baru maen2 di acara lain,,, personilnya juga cabutan semua.. biasanya sering minta bantuan temen2 dari band KEZIA di Bogor,,, nahh, sekarang kurun waktu 2013- sekarang udah lumayanlah keliatan orang2 yang serius bantuin minoriten,,,)

CRI :Sekarang formasi-nya siapa saja di band ?

Riandie: growl+scream, Riankie: drum+perkusi, Noel: clean vocal dan guitar/ kadang ngebass dan yg terakhir masuk itu Daff dari Respito untuk bantuin main gitar dan mix + balancing + remastering sound2 kita kalau habis rekaman).. utk bass belom ada, rencananya lagi mau jamming sama orang dulu…hahahahaha)

CRI :Apa sih maksud dari nama Minoriten ? Maksudnya kelompok minoritas ?sepertiitu ?

Minoriten dari bahasa Jerman untuk saudara hina dina/ ordo fratumminorum — sebuah ordo religius yang berdiri pada tahun 1200-an oleh Santo (orang kudus/suci pertama yang menerima Stigmata TuhanYesus) Fransiskus dari Asissi — yang mana hidupnya sangat menghormati “Kemiskinan” Tuhan Yesus Kristus yang nampak dalam kesederhanaan, persaudaraan dan laku tapa yang keras untuk dapat mengikuti Pesan Injil Yesus Kristus. Spiritual Fransiskan sangat mempengaruhi saya di mana hidup mesti sederhana dan kita perlu menghabiskan makanan kita dan yang penting “option for the poor”, bersahabat dan ramah dengan semua agama dan alam ciptaan, dll– semoga kami mampu yahh..hehehehe)

CRI :Bagaimana kalian bisa terlibat di album kompilasi From The Darkness Into The Light ? dan bagaimana bisa kenal dengan Christian Rockindo ?

Waktu itu ada pengumuman dari om Decky via japri soal kompilasi CRI vol1, tapi lagu kita terlampau keras n katanya cocok untuk rilisan yang kedua, ya udah kita ikutin ke yang vol2 itu…. kayanya tau CRI dari internet dehh.. hahahha
CRI :Aktivitas bermusik kalian saat ini bagaimana ? Apakah ada rencana untuk merilis single lagi atau membuat album ?

Lumayanlah udah mulai rutin latihan.. hehehehe… stock lagu udah lumayan nihh,,, mungkin EP atau single..doakan saja yah


CRI :Boleh Tanya apa pandangan kalian terhadap kondisi scene music independent dalam lingkup nasional (sekuler)

Boleh dong…hahahaha… so far so good, bergeliat dengan baik dan yang usaha giat akan mendapatkan imbalannya..hahahhaa
CRI :Ada kiat-kiat kalian untuk menembus perhatian khalayak umum akan karya dan eksistensi kalian ?

Berusaha dan berdoa semaksimal mungkin aja sihh.. tetap jujur, tabah dan ikhlas dalam berkarya.


CRI :Bagaimana dengan scene music Kristen kontemporer, khususnya scene music cadas yang Kristiani di Indonesia ? Apa pandangan dan hasil pengamatan kalian ?

Sebenarnya udah banyak sihh band2nya.. cuma nongolnya dikit2 nihh.. hehehehe
CRI :Apa strategi kalian untuk eksistensi di music Christian ?

Gak ada strategi sihh selama iman gw tetap kepada Conquering Lion Tribe of Judah: Iyesous Kristos.. yeahh man!


CRI :Bisa jelaskan makna lagu “Say It” yang ada di kompilasi From The Darkness Into The Light” dari Christian Rockindo …

Refleksi dari lagu itu adalah bahwa sebenarnya Tuhan pengen kita “ucapin itu”.. apa? “aku butuh Engkau Tuhan” and tanpa Tuhan nothing lah..
CRI :Selain lagu itu apakah ada lagi single kalian yang sudah beredar di internet via soundcloud, dan youtube ? Minta link url-nya…dan bisa ceritakan juga tentang lagu tersebut..

Ya paling kalau mau denger lagu2 yang lain ada di sini:

www.reverbnation.com/minoritenofficial

www.soundcloud.com/minoritenofficial 

 

CRI :Thanks untuk waktunya, dan boleh minta pesan2 buat pembaca artikel ini …

Greetings in the name of The Most High..tetap semangat, penuh pengharapan dan bersyukurlah bahwa kita sangat dicintai Tuhan


Leave a Reply


  • Facebook
  • Twitter