Review Cranial Schism (Jakarta) [Brutal Death Metal]

 

Cranial Schism - copyCRANIAL SCHISM

Titisan Salib Tuhan

 

CD dahsyat ini baru saja masuk kemeja admin Christian Rockindo minggu lalu, setelah kopi darat dengan sang vokalis, Noldy Rianto Mehe, ketika nongkrong bareng. Sungguh memalukan bahwa radar Christian Rockindo tidak menangkap keberadaan band dahsyat ini di scene musik metal lokal. Anyways, meskipun telat akhirnya kami mampu menulis review album ini.

Cranial Schism (Klik warna merah akan terhubung pada Page Facebook) adalah sebuah band brutal death metal local (Indonesia) yang ternyata membawa pesan-pesan Kabar Baik alias Injil. Bisa dibilang mereka ini sebenarnya adalah duta-duta Kristus di scene brutal death metal Indonesia. Karena kalau mendengarkan mereka, sangat jelas musik mereka bias disejajarkan dengan band-band brutal death metal Indonesia seperti Jasad, Siksa Kubur, dan yang sejenisnya.

Secara musical Abraham Simatupang yang duduk di tahta drum mampu menghajar blasting brutal death yang rapat, dan sangat teknikal. Riff-riff guitar Putra Tangkilisan sangat memprovokasi untuk crowd bisa ‘chaos’ di mosh pit dengan head-banging seru sepanjang lagu. Noldy di sector vocal membawa vocal guttural, growl, scream yang cukup bervariasi. Tentusaja, sambil mendengarkan CD ini, kita harus membaca lyric di booklet cover mereka supaya bias menangkap pesan lagunya.

“Titisan Salib Tuhan” adalah album full length perdana mereka yang dirilis tahun 2012 lalu. Mengenai mengapa mereka sedang tidak aktif saat ini, kami kurang tahu. Tapi mereka sempat eksis di scene local, tampil di banyak gig lokal, hanya saja mereka belum sempat naik kepermukaan. Mudah-mudahan setelah Christian Rockindo mereview CD ini mereka bias aktif kembali.

Album ini membawa tema-tema tentang pesan kembali kepada Tuhan, tentang kasih Tuhan kepada manusia lewat Yesus Kristus, dan juga mengkritisasi perang atas nama agama yang tentu saja sudah menggoreskan luka antar agama dalam sejarah. Juga menyuarakan kritikakan agama yang sebenarnya bukan mendekatkan manusia kepada Tuhan tetapi malah membawa perang dan menistakan nama Kristus. Lagu tersebut adalah “Shitting on a Crucifix” yang ada kata-kata makian macam ‘f*&k you’ dan ‘bulls$#@’. Haha… Lagu macam begini sudah pasti akan dikecam di komunitas gerejawi karena memuat konten eksplisit. Walau demikian, yang admin Christian Rockindo serap, adalah sebenarnya lagu ini berisi muatan kemarahan mereka akan perang atas nama Kristus.. atau agama Kristen yang sebenarnya adalah penghujatan langsung kepadaNya. Lagu “Tentara Salib” secara terang-terangan mencela kejadian perang salib di abad pertengahan yang mencoreng muka Tuhan, peperangan dan pembunuhan terhadap penganut agama lain, atas nama Kristus. Sungguh mencoreng muka Tuhan. “Hatred” membawa pesan tentang agama yang menjadi suatu tameng kemunafikan, menyerang orang-orang yang beragama tetapi tidak menghidupi imannya.

Namun jangan terkecoh, karena Cranial Schism bukan band anti Tuhan. Ya, mereka adalah oposisi dari agama, karena mereka tidak percaya pada agama. Tapi jelas mereka menyuarakan pesan pertobatan dan seruan untuk menyambut undangan Kristus sang juru selamat untuk pulang kepada Bapa dan menyambut kasihNya. “God Never Sleep” mengingatkan akan kesetiaan Tuhan dalam hidup, di setiap masalah kehidupan, apapun yang kita alami, Tuhan selalu ada, Dia tidak pernah tertidur dan Dia selalu siap menolong dan mengasihi kita. Dalam suara guttural growlnya, Noldy berseru “Tuhan selalu ada di saat kita susah maupun senang, tapi hanya kita saja yang tidak tahu dan kita yang selalu menjauh dariNya. Tuhan selalu mengasihi kita. Kembalilah kepadaNya dan bersama-sama kita memuji dan menyembahNya. Tinggalkan semua kebiasaan buruk dan masa lalumu. Mari kita bangkit kembali. Menyerahkan masa lalumu dan masa depanmu”….. sebuah khotbah dengan diiringi brutal blast beat drum, gitar distorsi… Sulit membayangkan? Haha ! Makanya… ayo dapatkan CD-nya.. hehe

Album ini ditutup dengan track “Tunduk di Kaki Tuhan” yang mengundang kita untuk menyerahkan hidup kita pada Kristus, menerima Dia sebagai Tuhan dan juru selamat kita. “Hai, percayalah atas semua kebenaran Tuhan. Mari kita semua kembali lag imenerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat kita semua.”

CD ini adalah sebuah artefak bersejarah bahwa di ranah musik brutal death yang penuh rilisan karya penuh pesan amarah, hujatan, kekecawaan atas Tuhan dan agama, pesan pahit dan pemberontakan, ternyata ada satu band lokal yang pernah merilis karya yang menyuarakan Injil… Semoga kalian yang penasaran akan CD ini segara mencari CD ini lalu membelinya… Semoga Cranial Schism bias bangkit kembali.. (Tapi dengar-dengar mereka sudah mulai aktif kembali loh…) entah dalam formasi reuni atau formasi baru untuk kembali eksis berkarya menyuarakan pesan terang di scene yang gelap dan terhilang ini.

Simak beberapa lagu mereka dibawah ini ;

Untuk kemuliaan Yesus Kristus Tuhan. Amin. (Didi Priyadi, Christian Rockindo)

 

 


One Response

  1. stephen says:

    good job untuk webnya. baru tau kalo christian rock indo exist. keep it up. \m/_

Leave a Reply


  • Facebook
  • Twitter